The Jakarta Post, 6 Desember 2018

Uni Eropa (UE) sangat mendorong pemerintah Indonesia untuk meninjau standar sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan membuatnya lebih transparan dan bertanggung jawab dengan melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), ujar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guerend dalam konferensi pers hari Selasa (4 Desember) di Jakarta. Sertifikasi ISPO kerap dikritik karena kurangnya keterlibatan LSM dalam persiapannya. Alih-alih ISPO, sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) lebih diakui secara global, ujar Vincent.

Share This