The Palm Scribe

RSPO, GGGI Bekerjasama Mendorong Kelapa Sawit Berkelanjutan

Kerja Sama RSPO GGGI untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan
Perwakilan GGGI Marcel Selvius (berdiri) berpidato di upacara penandatanganan MOU tentang kolaborasi antara GGGI dan RSPO pada 15 Januari 2020 dihadiri juga oleh CEO RSPO Darrel Webber (kanan).

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang merupakan lembaga sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan yang paling luas diakui di dunia, akan bekerja sama dengan organisasi antar-pemerintah Global Green Growth Institute (GGGI) untuk mendorong kelapa sawit berkelanjutan.

“Saya pikir kami, RSPO dan GGGI, memiliki keunggulan komparatif, dan bila keduanya disatukan, akan benar benar dapat meningkatkan dampak kami di sektor ini dan semoga juga dapat menginspirasi sektor-sektor lainnya,” CEO RSPO Darrel Webber mengatakan beberapa saat sebelum menandatangani MOU Kerjasama antara kedua lembaga tersebut dengan Kepala Perwakilan GGGI di Indonesia, Marcel Selvius, di Jakarta  pada 15 Januari 2020.

Selvius, yang membacakan sambutan dari Wakil Sekretaris Jendral GGGI Susanne Pedersen, mengatakan bahwa sebagai sebuah organisasi antar-pemerintah yang mendukung pembangunan hijau, GGGI mendukung komitmen RSPO dalam menghentikan deforestasi, melindungi lahan gambut serta penegakan hak-hak asasi manusia serta pembangunan yang bertanggung jawab secara sosial.

“GGGI tertarik untuk memanfaatkan pelajaran yang dapat ditarik dari pengalaman RSPO, untuk mengembangkan dan menguatkan skema-skema sertifikasi nasional serta untuk mendukung negara anggota kami dalam mengadopsi dan melaksanakan pelajaran yang dapat ditarik ini,” ujar Selvius.

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan pada upacara penandatanganan MOU ini, RSPO mengatakan harapannya bahwa kolaborasi ini akan memungkinkannya untuk bekerja sama dengan produsen minyak kelapa sawit, investor keuangan dan pemangku kepentingan lainnya di negara-negara anggota GGGI,  dalam mendorong pertumbuhan  dan produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan, terutama dengan berfokus kepada inklusivitas dengan membangun model-model yang berkelanjutan seta membantu meningkatkan akses pasar bagi minyak kelapa sawit tersertifikasi berkelanjutan (CSPO.)

“Adalah penting bahwa minyak kelapa sawit diproduksi, tetapi sama pentingya adalah bahwa minyak kelapa sawit yang berkelanjutan juga dibeli,” komentar Selvius.

RSPO juga menyuarakan harapannya bahwa pemerintahan anggota GGGI akan dapat memetik pelajaran dari pengalaman RSPO dalam usaha mereka memperkuat kerangka kebijakan di negara-negara penghasil minyak kelapa sawit di Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Kedua organisasi ini juga akan bekerja menetapkan strategi untuk menumbuhkan permintaan pasar serta komitmen pada CSPO di negara negara seperti India dan Cin, serta juga mencari proses dan mekanisme untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dalam mata rantai nilai CSPO.

Keduanya juga akan bekerja sama dalam melindungi dan merestorasi lahan gambut di daerah daerah dimana kelapa sawit tumbuh.

Baca lebih banyak tulisan oleh Bhimanto Suwastoyo.
Industri Perhutanan? Kunjungi The Forest Scribe.

Tinggalkan Balasan

Share This