Kontan Harian, 13 September 2018

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) saat ini mencari peluang untuk membangun pabrik pemurnian atau refinery minyak sawit mentah (CPO) di Republik Demokratik Kongo, salah satu pasar minyak sawit Indonesia terbesar di Afrika. Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono mengatakan pekan lalu bahwa investasi di DR Kongo akan menciptakan kontribusi positif terhadap permintaan minyak nabati global. Dia menjelaskan bahwa pembangunan pabarik refinery di Republik Demokratik Kongo cukup menjanjikan, karena negara ini memiliki total populasi lebih dari 80 juta orang. Selain itu, Mukti mengatakan bahwa lokasi strategis DR Kongo dapat membantu produk turunan CPO Indonesia untuk masuk ke pasar tetangga lainnya di Afrika.

Share This