Bisnis Indonesia, 8 Januari 2019

Ketua Bidang Perdagangan dan Promosi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Master P. Tumanggor mengatakan, kenaikan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ke Pakistan dapat mengompensasi seretnya permintaan dari India dan Uni Eropa. Dia pun berharap Indonesia melakukan perjanjian dagang berbentuk preferential trade agreement (PTA) dengan India, berkaca pada kebijakan India yang memangkas bea masuknya atas produk CPO asal Malaysia yang berhasil mengerek harga CPO global selama sepekan. Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono juga mengatakan bahwa sangat penting bagi pemerintah Indonesia untuk mempercepat proses pemberlakuan PTA yang sedang ditinjau bersama.

Share This