The Palm Scribe

Ekspor Biofuel Indonesia Mencapai 16% Sampai Agustus 2019

Indonesia mengekspor 1.094.127 kiloliter biofuel dalam delapan bulan pertama tahun 2019, atau hampir 16 persen dari seluruh total produksi nasional dalam periode Januari sampai dengan Agustus tahun ini, data dari Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) menjelaskan.

Indonesia menghasilkan 6.886.500 kiloliter biofuel sampai Agustus 2019 dan ekspornya mencapai 15,89 persen dari jumlah tersebut, jelas statistik yang diterbitkan oleh APROBI pada laman resminya .

Konsumsi domestik dalam periode yang sama berada pada 4.984.915 kiloliter, dengan angka tertinggi pada bulan Februari, yaitu mencapai 699.847 kiloliter.

Indonesia, produsen, eksportir sekaligus konsumen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, menghasilkan 34,7 juta ton minyak kelapa sawit selama periode Januari-Augustus tahun ini, atau setara dengan 98.259.457 kiloliter, data yang diterbitkan oleh Gabungan Produsen Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperlihatkan.

Pemerintah sedang berusaha mendorong konsumsi domestik biofuel, termasuk dengan mengharuskan pencampuran minyak diesel dengan 20 persen biofuel untuk kepentingan bahan bakar transportasi. Rasio ini rencananya akan dinaikkan menjadi 30 persen pada awal tahun depan.

Share This