Bisnis Indonesia, 8 November 2018

Laporan terbaru Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memaparkan, ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunannya pada September 2018 hanya 3,2 juta ton, turun 3% dari bulan sebelumnya. Rendahnya harga CPO global tidak berhasil menjadi magnet yang kuat kepada negara pengimpor karena harga minyak nabati lain juga sedang murah, jelas Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono dalam laporan bulanannya yang dilansir Rabu (7 November).

Menurut Mukti, pasar minyak sawit global memang sedang lesu karena Argentina tengah mengurangi pajak ekspor kedelai guna menarik pembeli. Pada saat bersamaan, produksi minyak sawit dari Indonesia dan Malaysia sedang meningkat.

Share This