The Palm Scribe

CPOPC Ajak Negara Produsen Sawit Bersama Melawan Kampanye Negatif

Foto: AFP

Dewan Negara Produsen Kelapa Sawit (CPOPC) kembali mengajak sesama negara penghasil minyak kelapa sawit untuk bergabung melancarkan upaya bersama di melawan kampanye negatif terhadap komoditas ini di negara-negara konsumen dan forum-forum internasional.

”CPOPC mengundang negara peninjau CPOPC dan negara-negara penghasil kelapa sawit lainnya untuk ikut serta dalam upaya-upaya bersama di negara-negara konsumen dan juga di forum regional dan internasional termasuk di badan-badan Persatuan Bangsa-Bangsa,” Sekretariat CPOPC mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulisnya yang diterima The Palm Scribe Kamis (8/10.)

Undangan ini diungkapkan dalam sebuah pertemuan tingkat pejabat tinggi (Senior Officials Meeting/SOM) ke-20 yang diadakan secara virtual pada 7 Oktober 2020, yang membahas sejumlah isu antara lain inisiatif dan kegiatan untuk pekebun kecil, kampanye positif, riset dan kajian, dan isu keberlanjutan.

“Aliansi global petani kelapa sawit juga akan dikembangkan menjadi sebuah wadah bersama sebagai ujung tombak seluruh kepentingan industri kelapa sawit,” pernyataan tertulis itu menambahkan.  Ini merujuk kepada “Smallholders Outreach Program” CPOPC yang meliputi serangkaian pertemuan virtual dengan perwakilan pekebun kecil dari negara produsen kelapa sawit di tiga kawasan — Asia dan Pasifik, Amerika Selatan dan Tengah, serta Afrika.

Dalam pidato pembukaannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Perusahaan Perladangan dan Komoditi (MPIC) Malaysia Ravi Muthayah menyampaikan dukungan atas inisiatif CPOPC dalam menjalin kerjasama dan jaringan untuk kepentingan dan kemajuan industri minyak sawit di tingkat global. 

Sementara itu, pimpinan delegasi Indonesia, Musdhalifah Machmud menyampaikan optimisme dan kesan positif akan tren kenaikan harga minyak sawit global meskipun ada kekhawatiran terhadap keseluruhan rantai pasokan global berbagai komoditas yang disebabkan oleh pandemi.

Pertemuan juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan negara produsen kelapa sawit yang dalam proses menjadi anggota penuh CPOPC yaitu, Wakil Menteri Pertanian Colombia, Juan Gonzalo Botero, Komisioner Republik Ghana untuk Malaysia, H.E. Akua Sekyiwa Ahenkora, dan Wakil Menteri Pertanian, Kementerian Pertanian dan Peternakan Honduras, Ing. David Ernesto Wainwright. Anggota delegasi yang mewakili lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan dari lima negara penghasil kelapa sawit turut hadir dalam pertemuan.

Dalam kata sambutan mereka , ketiga perwakilan Negara Pengamat menyampaikan kesiapan untuk bekerja sama mendukung kepentingan bersama negara-negara penghasil kelapa sawit melalui CPOPC, demikian sekretariat CPOPC mengatakan. 

 Pertemuan juga memutuskan untuk menyelenggarakan pertemuan ke-8 tingkat menteri atau the 8th Ministerial Meeting (MM) pada November mendatang yang dirangkai oleh kegiatan forum untuk para pimpinan perusahaan kelapa sawit atau the Indonesia Malaysia CEO Forum (IMCEOF). 

IMCEOF menjadi kesempatan bagi para pemimpin industri dalam menetapkan langkah-langkah ke depan untuk membawa sektor kelapa sawit ke tingkat lebih maju, termasuk dalam penanganan masalah yang terkait dengan keberlanjutan, perdagangan, dan prioritas strategis lainnya di masa depan.

Baca lebih banyak tulisan oleh Bhimanto Suwastoyo.
Industri perhutanan? Kunjungi The Forest Scribe.
Ikuti media sosial kami untuk terus mendapatkan kabar mengenai kelapa sawit, Anda dapat menemukan tautannya di sisi kiri halaman ini.
Share This